Jumat, 28 Maret 2014

AUDIENSI BPTP MALUKU UTARA DENGAN WALIKOTA TERNATE : PENGEMBANGAN SUKUN SEBAGAI PANGAN ALTERNATIF RAMAH LINGKUNGAN




Sebagai salah satu upaya meningkatkan jejaring kerja pemanfaatan inovasi teknologi Balitbangtan, telah dilaksanakan audiensi antara BPTP Maluku Utara dengan Bapak Walikota Ternate pada hari Rabu (26/03/2014) di kantor Walikota Ternate. Audiensi dihadiri oleh Walikota Ternate, Kadis Pertanian kota Ternate, dan Kepala BPTP Maluku Utara (Dr. Andriko Noto Susanto) beserta Koordinator Program (Dr. M. Assagaf, M.Si), KSPP (A. Yunan Arivin, M.Si) dan KTU/Penyuluh senior (Nofyarjasri Saleh, SP). Isu yang diangkat dalam audiensi ini adalah potensi yang sangat besar dalam pemanfaatan sukun lokal Ternate yang memiliki banyak kelebihan dibandingkan dengan rata-rata sukun dari daerah lain, baik dari segi rasa yang lebih manis, berat buah dan jumlah produksi per pohon yang lebih besar
Kepala BPTP Maluku Utara Dr. Andriko Noto Susanto pada kesempatan ini memaparkan tiga topik utama yaitu 1. Tugas pokok dan fungsi BPTP Maluku Utara, 2. Kegiatan-kegiatan BPTP Maluku Utara yang dilakukan di Kota Ternate dan 3. Potensi pengembangan sukun sebagai bahan pangan lokal. Pada paparan tersebut ditekankan pentingnya memberdayakan sukun sebagai solusi kondisi tingginya tingkat kerawanan pangan dan kerusakan lingkungan di Kota Ternate serta peluangnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat kota Ternate. Peluang pemanfaatan ini dikaitkan dengan rendahnya kekayaan sumberdaya lahan kota Ternate yang terdiri dari gugusan pulau-pulau kecil di Maluku Utara. Selanjutnya, disampaikan juga skenario kebutuhan perluasan areal sukun untuk mensubstitusi 10% kebutuhan kalori dalam rangka mewujudkan kemandirian pangan kota Ternate. Adapun lokasi penentuan perluasan areal untuk pengembangan sukun akan didasarkan pada hasil kegiatan peta pewilayahan komoditas pertanian yang sudah direncanakan BPTP Maluku Utara pada tahun ini. Selain itu, dalam rangka identikasi populasi dan produksi tanaman sukun yang ada, maka akan dilakukan kegiatan karakterisasi dan inventarisasi tanaman sukun oleh BPTP Maluku Utara sebagai salah satu rangkaian kegiatan pemanfaatan sumberdaya Genetik (SDG) di kota Ternate. 

Dalam kesempatan audiensi ini, disepakati bersama rencana pengembangan “Sukun Ternate Sebagai Bahan Pangan Lokal Bernilai Ekonomi dan Ramah Lingkungan” antara BPTP Maluku Utara dan pemerintah kota Ternate yang akan dilaksanakan selama 3 tahun. Adapun rencana operasional kegiatan pada tahun 2014 adalah: a). Parsipatory Rural Aprrisal (PRA), b). Identifikasi kesesuaian lahan, c). Identifikasi dan karakterisasi sukun, d). Penentuan pohon induk dan inisiasi pelepasan varietas sukun lokal, d). Pembibitan & pembinaan penangkar sukun, e). Inisiasi brand image sukun Ternate. Pada tahun 2015 dan 2016, kegiatan yang akan dilaksanakan meliputi: a). Penanaman bibit tanaman sukun, b). Pemberdayaan kelompok pengolah sukun, c). Lanjutan pembentukan brand image sukun, dan d).  Pengembangan klaster agroindustri tepung sukun. Bapak Walikota pada kesempatan ini menyambut baik keberadaan BPTP Maluku Utara, mengucapkan terimakasih atas partisipasi Balitbangtan melalui BPTP Maluku Utara dalam membangun pertanian dan sangat antusias untuk mengembangkan Sukun sebagai sumber pangan dan konservasi lingkungan pulau-pulau kecil di Kota Ternate. Bapak Walikota menginstruksikan secara langsung kepada Kepala Dinas Pertanian Kota Ternate untuk mendukung rencana yang kami paparkan, yang sumberdananya berasal dari Dinas Pertanian Kota Ternate dan akan diupayakan melalui anggaran perubahan 2014,  APBD 2015 dan 2016.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar